Apakah anda pernah/sedang khawatir? Saya setiap orang pernah mengalaminya, mungkin sebagian dari kata kata bijak ini bisa membantu menenangkan pikiran Anda :

"Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?"
(Matius 6 : 25)

(Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?" 
(Matius 6 : 2) 

"Jadi, jikalau kamu tidak sanggup membuat barang yang paling kecil, mengapa kamu kuatir akan hal-hal lain" 
(Lukas 12:26)

"Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."
(Matius 6:33)

"Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari". 
(Matius 6:34)

Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.
(Filipi 4:6)
Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.
(1 Petrus 5:7)

Biasanya, orang lebih kuatir tentang hal yang tak dapat dilihatnya daripada yang dapat dilihatnya.
- Julius Caesar -

Kekuatiran tak akan melenyapkan kesedihan esok, tetapi akan menghilangkan kegembiraan hari ini.
- Leo Buscaglia -

Kita lebih banyak menderita oleh khayalan daripada oleh kenyataan.
- Seneca-

Bodoh. Itulah kekuatiran. Buang-buang energi mental secara bodoh. Telah dihitung bahwa kira-kira sembilan puluh dua persen dari kekuatiran tidak pernah terjadi. Anda bisa menangani sisa 8 persennya.
- Norman Vincent Peale -

Mereka yang kuatir sudah menderita akan hal yang mereka kuatirkan.
- Montaigne, Essays, 1588 -

Saya banyak mengalami kekuatiran, tetapi kebanyakan tak pernah terjadi.
- Mark Twain -

Kuatir sama seperti membayar bunga untuk uang yang mungkin tak pernah Anda pinjam.
- William Ralph Inge-

Tak ada gunanya membuka payung sebelum hujan.
- Alice Caldwell Rice

Pegangan hidup saya adalah: Berjagalah untuk hal yang terburuk, berharaplah akan hal yang terbaik dan terimalah apapun yang datang.
- Robert E. Speer -

Bila Anda percaya bahwa merasa sedih atau kuatir dalam waktu cukup lama dapat mengubah masa lalu dan masa depan, maka Anda berada di planet dengan realitas yang beda.
- William James -

Mari kita tingkatkan rasa kuatir menjadi pemikiran sehat dan perencanaan.
Winston Churchill

Tak ada yang menguras tubuh seperti kekuatiran, dan orang yang mempunyai iman pada Tuhan harus malu untuk kuatir tentang apapun.
- Mahatma Gandhi -

Tak ada orang akan tenggelam oleh beban suatu hari. Tetapi bila beban esok ditambah ke beban hari ini, tak ada orang yang sanggup menanggungnya.
- George Macdonald -

Kuatir adalah siklus pikir yang tidak efisien yang berputar disekeliling suatu pusat ketakutan.
- Corrie Ten Boom -

Bila saya menoleh ke belakang menengok segala kekuatiran saya, saya ingat cerita seorang tua di ranjang kematiannya bahwa ia mengalami berbagai kekuatiran dalam hidup, yang sebagian besar tak pernah terjadi.
- Winston Churchill -

Mengatasi kuatir dapat dilakukan dengan hidup satu hari setiap kali bahkan sesaat setiap kali. Kekuatiran Anda akan tumbang tak ada artinya.
- Robert Anthony -

Bila orang yang kuatir akan kekurangannya mau mensyukuri kekayaan yang mereka miliki, mereka akan berhenti kuatir.
- Dale Carnegie-

Kekuatiran mirip orang – akan tumbuh menjadi besar bila Anda memeliharanya.
- Penulis tak dikenal -

Bila Anda ingin mengetes ingatan Anda, cobalah untuk mengingat kembali yang Anda kuatirkan setahun yang lalu pada hari ini.
- E. Joseph Cossman -

Banyak orang mengumpulkan berkas kayu untuk membangun jembatan yang tak pernah mereka seberangi.
- Penulis tak dikenal -

Kuatir seperti kursi goyang, yang memberikan sesuatu untuk Anda lakukan namun Anda tak pernah sampai kemanapun.
- Glenn Turner-

Kekuatiran sering memberikan bayangan yang besar untuk sesuatu yang kecil.
- Pepatah Swedia -

Kita dapat dengan mudah mengatasi bila kita mau mengambil hanya beban hari ini. Tetapi beban menjadi terlalu berat bagi kita bila kita harus memikul beban hari kemarin pada beban hari ini ditambah beban hari esok sebelum kita perlu menanggungnya.
- John Newton -

Jangan membawa hari esok ke tempat tidur bersama Anda.
- Norman Vincent Peale -

Sehari kuatir lebih melelahkan daripada seminggu kerja.
- John Lubbock -

Betapa besar kepedihan yang harus kita bayar, untuk keburukan yang tak pernah terjadi.
- Thomas Jefferson -

Kesedihan mempunyai batas, sedang kecemasan tidak ada batasnya. Kita sedih hanya untuk hal yang telah terjadi, tetapi cemas untuk semua hal yang mungkin terjadi.
- Pliny the Younger -

Kesulitan yang nyata dapat diatasi, tetapi yang kita bayangkan tak dapat ditaklukkan.
- Theodore N. Vail -

Kesedihan melihat ke belakang. Kekuatiran melihat ke sekeliling. Iman melihat ke atas.
- Anonim (Guidepost) -

Saya juga punya ilustrasi singkat mengenai Kekhawatiran yang sudah terlalu jauh....ceritanya begini :

Pada suatu malam seorang pendeta menerima telepon dari seorang ibu.
"Ada apa bu?" Tanya pendeta itu.
"Begini pak, saya ini selalu kuatir," jawab ibu itu.
"Kuatir apa bu?"
"Saya ini seorang janda pak, anak saya dua, laki-laki."
"Apa yang ibu kuatirkan?"
"Saya kuatir kalau nanti anak saya sudah menikah dan menantu saya tidak sayang pada saya, sedang saya sakit-sakitan, saya akan ikut siapa?"
"Apakah ibu sekarang sakit?"
"Tidak."
"Jadi ibu sehat. Apakah anak ibu sudah punya pacar?"
"Belum pak,"
"Sudah berapa tahunkah umur mereka, dan dimanakan mereka sekarang bekerja ??"
"Mereka masih kecil kecil pak, Ini mereka tidur di sebelah saya."
"Astaga!" kata pendeta itu.

Memang kekuatiran sering menyakitkan, menyusahkan, menghilangkan sukacita yang seharusnya ada. Kalau Anda sering diliputi kekuatiran, barangkali kata-kata bijak di atas tadi ini bisa membantu Anda melenyapkan kekuatiran Anda.


Jesus Love us forever
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO


** Firman Tuhan: (Mazmur 62:2-3) **
Hanya dekat Allah saja aku tenang,dari pada-Nyalah keselamatanku. Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku,aku tidak akan goyah
,"   


Pada tahun 90-an ada sebuag fim berjudul Bodyguard yang dibintangi Kevin Costner dan Whitney Houston. Film ini bercerita tentang Houston sebagai artis yang hidupnya dikelilingi oleh para penggemar fanatik yang ingin mencelakai dirinya. Untuk melindungi diri, ia lalu menggunakan jasa pengawal pribadi, seorang veteran angkatan perang. Dalam film itu ditunjukkan bagaimana peralatan canggih digunakan diseluruh rumah Houston untuk membuatnya bisa tidur tenang.

Setiap orang tentunya ingin hidup tenang. Sebab apalah artinya kita memiliki segala sesuatu, tetapi hidup tidak tenang, selalu gelisah, galau dan selalu dikejar ketakutan? Sayang orang kerap salah mencari sumber ketenangan. Misalnya menggantungkan hidup pada Bodyguard, senjata, uang, atau jabatan.

Ketenanga sejati tidak terletak pada semua itu, tetapi pada kedekatan dengan Tuhan. Sebab Tuhan adalah pemilik sesungguhnya dari kehidupan ini. Tuhan adalah sumber pengharapan dan perlindungan. Seperti yang disaksikan oleh Daud dalam Mazmur bacaan kita. Daud pernah hidup terlunta-lunta sebagai pelarian ketika dikejar-kejar oleh Saul yang ingin membunuhnya, dan ia merasakan betul bagaimana kasih dan kuasa Tuhan melindunginya.

Kita mendambakan ketenangan? Kuncinya: jangan jauh-jauh dari Tuhan. Tidak berarti hidup kita kemudian menjadi lurus dan mulus, juga tidak lantas kita bebas dari segala masalah. Tidak. Masalah dan rintangan bisa tetap ada, tetapi seberapapun besarnya masalah yang mendera dan rintangan yang menghadang, itu tidak akan merenggut ketenangan kita.


* DEKAT DENGAN TUHAN, ITU KUNCI KETENANGAN HIDUP *
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO



Robertson MC Quilkin mengundurkan diri dari kedudukannya sebagai Rektor di Universitas Internasional Columbia dengan alasan ingin merawat istrinya, Muriel, yang sakit Alzheimer, yaitu gangguan fungsi otak.

Muriel sudah seperti bayi, tidak bisa berbuat apa-apa, bahkan untuk makan, mandi dan buang air pun ia harus dibantu. Robertson memutuskan untuk merawat istrinya dengan tangannya sendiri, karena Muriel adalah wanita yang sangat istimewa baginya.

Namun pernah suatu kali ketika Robertson membersihkan lantai bekas ompol Muriel dan di luar kesadaran Muriel malah menyerakkan air seninya sendiri, maka Robertson tiba-tiba kehilangan kendali emosinya. Ia menepis tangan Muriel dan memukul betisnya, guna menghentikannya.

Setelah itu Robertson menyesal dan berkata dalam hatinya, "Apa gunanya saya memukulnya, walaupun tidak keras, tetapi itu cukup mengejutkannya. Selama 44 tahun kami menikah, saya belum pernah memukulnya karena marah, namun kini di saat ia sangat membutuhkan saya, saya memperlakukannya demikian. Ampuni saya, ya Tuhan,"

Lalu tanpa peduli apakah Muriel mengerti atau tidak, Robertson meminta maaf atas hal yang telah dilakukannya.

Pada tanggal 14 Februari 1995, Robertson dan Muriel, memasuki hari istimewa karena pada tanggal itu di tahun 1948, Robertson melamar Muriel. Dan pada hari istimewa itu Robertson memandikan Muriel, lalu menyiapkan makan malam dengan menu kesukaan Muriel dan pada malam harinya menjelang tidur ia mencium dan menggenggam tangan Muriel lalu berdoa, "Tuhan Yesus yang baik, Engkau mengasihi Muriel lebih dari aku mengasihinya, karena itu jagalah kekasih hatiku ini sepanjang malam dan biarlah ia mendengar nyanyian malaikat-Mu. Amin!"

Pagi harinya, ketika Robetson berolah-raga dengan menggunakan sepeda statisnya, Muriel terbangun dari tidurnya. Ia berusaha untuk mengambil posisi yang nyaman, kemudian melempar senyum manis kepada Robertson. Untuk pertama kalinya setelah selama berbulan-bulan Muriel yang tidak pernah berbicara memanggil Robertson dengan suara yang lembut dan bening, "Sayangku.... sayangku...", Robertson melompat dari sepedanya dan segera memeluk wanita yang sangat dikasihinya itu.

"Sayangku, kau benar-benar mencintaiku bukan?" tanya Muriel.

Setelah melihat anggukan dan senyum di wajah Robetson, Muriel berbisik, "Aku bahagia!" Dan ternyata itulah kata-kata terakhir yang diucapkan Muriel kepada Robertson.



Memelihara dan membahagiakan orang-orang yang sudah memberi arti dalam hidup kita adalah suatu ibadah di hadapan Tuhan. Mengurus suami atau istri yang sudah tak berdaya adalah suatu perbuatan yang mulia. Mengurus ayah, ibu atau mertua adalah tugas seorang anak ataupun menantu. Mengurus kakek atau nenek yang sudah renta dan pikun juga adalah tanggung jawab para cucu. Jangan abaikan mereka yang telah renta, apalagi ketika mereka sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Peliharalah mereka dengan kesabaran dan penuh kasih. 

God bLess us and Love us forever. :) 










Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO



** Firman Tuhan: (2 Korintus 12:10) ** 
"Karena itu aku senang dan rela di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat."


Rick Warren menulis bahwa pelayanan Anda yang paling efektif berasal dari luka anda yang paling mendalam. Itulah yang tyerjadi pada Barbara Kincaid dari California. Barbara Kincaid kehilangan putranya, Bill yang berusia 28 tahun pada saat Operasi Padang Gurun di Timur Tengah. Barbara sangat terpukul dengan kematian putera tunggalnya. Suatu ketika, pada saat mengalami pecah ban di jalan, Barbara bertemu seseorang yang sangat mirip dengan Bill. Bagaikan kunjungan malaikat yang ingin menghibur hati Barbara, orang yang mirip Bill menghilang setelah membantu mengganti ban dan diperkenalkan kepada suami Barbara. Sejak itu, hati Barbara sembuh, dia mulai menceritakan tentang kisah anaknya dan apa yang dialaminya kepada orang lain. Banyak orang yang terpuruk karena kehilangan orang yang di cintainya di bangkitkan melalui kesaksiannya Barbara Kincaid.

Ketika suatu peristiwa yang menyakitkan terjadi, sulit bagi kita memahami alasan mengapa hal itu terjadi. Firman Tuhan yang kita baca hari ini mengajarkan kepada kita bahwa, kita tidak perlu berkecil hati atas kelemahan atau kesakitan yang pernah kita alami.
Tuhan berjanji bahwa pada saat kita lemah, pada saat kita tidak berdaya, pada saat kita terluka, dan kita berserah dan percaya penuh kepada Allah, maka kuasa Allah yang sempurna akan dinyatakan. Paulus mengatakan bahwa"..Jika aku lemah, maka aku kuat"". Inilah pernyataan seseorang yang dengan tulus mengakui kelemahannya, tetapi mengalami pernyataan kekuatan Allah dalam hidupnya. Yang harus kita pelajari adalah bagaimana menemukan maksud Tuhan melalui kelemahan atau kesakitan yang kita alami,maka kita akan menemukan kehendak Allah atas kelemahan atau kesakitan yang kita alami,maka kita akan menemukan sukacita yang lebih besar di bandingkan dengan kelemahan dan kesakitan kita.

Apakah kita sedang mengalami situasi yang membuat kita merasa tidak berdaya? Berserah dan percaya pada Yesus yang sanggup mengubahkan kelemahan kita menjadi kekuatan kita. Temukanlah rencana Allah atas situasi kita. Bersiaplah untuk menerima sukacita besar ketika kita sangat efektif menjadi berkat bagi orang-orang yang mengalami situasi seperti yang pernah kita alami.


DIBALIK HUJAN ADA PELANGI,
DEMIKIANLAH DIBALIK MASALAH PASTI ADA MUJIZAT BAGI KEMULIAAN-NYA



God bless us

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO


Nama : Yesus Kristus
Alamat : Markus 16:19 (sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah Bapa)
Telepon : Doa, iman, percaya, pengharapan
Website : Alkitab (Injil)
Password : Kristus,Tuhan, Juru Selamat,Yesus

Tujuan :
Aku menyampaikan kepada kalian riwayat hidup-Ku ini, karena Aku sedang mengusahakan suatu posisi management puncak dalam hatimu. Silakan membaca data pribadi-Ku berikut ini.

Keistimewaan-Ku:
1. Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam Nama-Mu (Bapa), yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorang pun dari mereka yang binasa (Yoh 17:12)
2. "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi." (Matius 28:18)
3. Aku menebus manusia dari kutukan hukum taurat (Galatia 3:13)
4. Berkat-berkat Perjanjian dengan Abraham datang atas diri kamu lewat diri-Ku (Galatia 3:14)
5. Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik. (Matius 11:5)
6. Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. (Yesaya 9:5)
7. Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang (Yes 5:10 ) TUHAN adil dalam segala jalan-Nya (Mazmur 145:17), setia dalam segala perkataan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya. (Mazmur 145:13)
8. Tetapi siapa mendengarkan aku, ia akan tinggal dengan aman, terlindung dari pada kedahsyatan malapetaka." (Amsal 1:33)
9. Aku mempertaruhkan hidup-Ku supaya kamu dapat hidup (2-Korintus 5:15)
10. Aku adalah pendamaian untuk segala dosa kita. (1 Yoh 12:47) "Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa." (Matius 26:28) Aku mempunyai kuasa, kemampuan dan kekuatan untuk membersihkan dosa-dosamu ( I Yoh 1:7-9)
11. Dan masih banyak lagi, masih banyak lagi tak tertuliskan

Personality :
TUHAN itu berpanjangan sabar dan kasih setia-Nya berlimpah-limpah, Ia mengampuni kesalahan dan pelanggaran, tetapi sekali-kali tidak membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, bahkan Ia membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat. (Bilangan 14:18)
Tidak selalu Ia menuntut, dan tidak untuk selama-lamanya Ia mendendam. Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita (Mazmur 103:9,10)

Latar Belakang :
Aku menguasai seluruh pengetahuan yang luas dan dalam, kebijaksanaan dan pengertian.
Dalam diriku tersimpan segala harta hikmat dan pengetahuan (kolose 2 :3)
FirmanKu begitu kuat; sehingga sebagaimana sudah ditulis menjadi sebuah pelita untuk kakimu dan terang untuk langkahmu (Mazmur 119:105). Aku bahkan dapat mengungkapkan semua rahasia hatimu (Mazmur 44:22)

Achievement :
Ada banyak perbuatan menakjubkan yang besar, terlalu banyak untuk dicatat di sini. Anda dapat membacanya di WebsiteKu dengan nama: Alkitab (Injil)

Referensi:
Umat beriman dan para pengikut di seluruh dunia akan menyaksikan kesembuhan, keselamatan, pelepasan, mukjizat, pemulihan ilahiku dan Bimbingan adikodrati.

Ringkasan:
Sekarang bagaimana anda telah membaca cv-Ku, Aku Yakin bahwa Aku merupakan satu-satunya calon yang berkualitas dan unik untuk mengisi posisi penting dalam hatimu. Akhir kata, Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri..
Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. (Amsal 3:5-6)
Aku akan menuntun langkahmu dan menghantar Anda menuju kehidupan yang kekal. (Yoh 6:47)
Kapan Aku dapat memulai? Waktu adalah yang terpenting
(Ibrani 3:15)


Best regards,

Yesus


Have A BLessed Day, JESUS LOVE U ALL.
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO



** Firman Tuhan: (Yesaya 53:4) **
" Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya,
dan kesengsaraan kita yang dipikulnya."



Apakah Allah tidak hadir secara kejam? itulah yang ditanyakan Robert Mc Clory, seorang profesor emeritus bidang jurnalisme di Northwestern University's Medill School of Jurnalism, setelah badai Katrina menghancurkan daerah New Orleans, Amerika Serikat.

Mungkin kita ingin mencoba menjelaskan bahwa Sang Mahakuasa tidaklah bersalah karena Dia telah menginjinkan bencana yang memorak-porandakan masyarakat. akan tetapi, apakah Allah tidak hadir dalam situasi ini? tidak, McClory tetap bersikeras. Berbicara tentang tragedi Katrina, ia mengatakan bahwa Allah ada, tetapi Dia mungkin kasat mata tidak terlihat hadir "bersama orang yang menderita dan hampir mati. Dia ada pada masing-masing pribadi. masyarakat, gereja, dan sekolah yang mengorganisasi bantuan bagi korban serta mengevaluasinya ke kota serta rumah mereka. Dia ada bersama ratusan ribu orang yang menunjukkan belas kasihan berupa dukungan doa dan keuangan."

Begitu pula tragedi yang menghancurkan hati yang terjadi dalam hidup kita, misalnya kematian seseorang yang kita kasihi. Kita tak punya jawaban yang cukup memuaskan atas berbagai masalah hidup yang menyakitkan seperti ini. Namun, kita tahu Tuhan bersama kita, karena Dia berkata bahwa Dia tak akan meninggalkan kita (Ibrani 13:5). Yesus disebut "Immanuel" yang secara harfiah berarti "Allah menyertai kita"(Matius 1:23).

Meskipu penderitaan membuat kita bingung, kita dapat mempercayai bahwa Allah ada di dekat kita dan sedang melaksanakan maksud-Nya.



Tuhan yesus memberkati kita sekalian :)
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO


JARI JEMPOL
Jari ini adalah yang paling dekat dengan Anda, ketika Anda sedang melipat tangan dan berdoa. Jadi, mulailah berdoa bagi orang-orang yang sangat akrab dan dekat dengan Anda. Sebutkan nama-nama mereka yang Anda kenal dengan baik. Mendoakan orang-orang yang kita kasihi adalah "A Sweet duty."


JARI TELUNJUK

Jari berikutnya adalah si telunjuk. Doakan bagi mereka yang mengajar. Ini termasuk hamba-hamba Tuhan, guru, dokter, dan para pendidik lainnya. Mereka butuh dukungan dan hikmat, agar dapat menunjukkan arah yang tepat bagi mereka yang membutuhkan jasa mereka. Doakan mereka selalu.


JARI TENGAH
Ini jari yang paling tinggi, berarti kita harus ingat pada para pemimpin bangsa. Doakan presiden hingga para pejabat dibawahnya. Doakan para pemimpin organisasi sosial maupun bisnis. Mereka sering mempengaruhi bangsa kita dan membimbing opini publik. Mereka sangat butuh bantuan dariNya.


JARI MANIS

Jari keempat adalah jari yang paling lemah. Nah, guru piano pun biasanya cukup kebingungan ketika berhadapan dengan si jari yang lemah ini. Oleh sebab itu, mari kita doakan bagi saudara-saudara kita yang lemah, kena musibah, dan lain-lain. Kita doakan bagi mereka yang dianggap sebagai sampah masyarakat. Mereka sangat membutuhkan doa-doa Anda, baik siang maupun malam. Tapi, bukan cuma doa, lho !


JARI KELINGKING

Jari terakhir ini adalah yang paling kecil diantara jari- jari manusia. Inilah jari yang menggambarkan sikap kita yang seharusnya rendah hati saat berhubungan dengan Tuhan dan sesama. Jadi, jangan lupakan berdoa bagi diri sendiri, agar memiliki buah roh dan meneladani kehidupan Kristus Yesus, Tuhan kita.

"Saat Anda berdoa bagi keempat kelompok diatas, Anda harus menaruh kebutuhan pribadi Anda dalam perspektif yang tepat, agar Anda bisa mendoakan diri Anda sendiri dengan lebih efektif lagi."


Jesus love us in every moment of our lives.
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO


** Firman Tuhan: (Filipi 1:14) ** 
Dan kebanyakan saudara dalam Tuhan telah beroleh kepercayaan karena pemenjaraanku untuk bertambah berani berkata-kata tentang Firman Allah.

Kisah dari kehidupan rasul Paulus sangatlah luar biasa. Jika kita melihat perjalanan dan perjuangan iman yang dilaluinya, maka kita akan merasa bahwa persoalan yang kita hadapi saat ini sangatlah kecil dibandingkan dengan tantangan rasul paulus. Dia pernah dipenjara beberapa kali karena injil, namun dinding penjara tidak pernah bisa membatasinya untuk tetap memberitakan injil, dari dalam penjara ia tetap menulis surat yang beirsi khotbah-khotbah bagi para jemaat. Bahkan dari penjara ia juga banyak memenangkan jiwa bagi Kristus. Prinsipnya adalah dimana dia berada disitulah injil harus siberitakan.

Ketika seseorang dijatuhi hukuman oleh pengadilan, maka saat itu juga seluruh pikirannya langsung dikuasai oleh cara pandang dan harapan yang terbatas, terpenjara, terkurung, dan tidak dapat berbuat apa-apa. Pernah ada sebuah kisah dari seorang ibu yang dituduh bersalah dan dijatuhi hukuman karena sebuah kejahatan, ia akhirnya dipenjara. Tetapi penjara bukanlah sebuah tempat yang dapat mengurung semua kemampuannya, sebaliknya penjara adalah sebuah tempat atau ladang yang akhirnya dipakai untuk menghasilkan karya-karya yang luar biasa. Ia menghasilkan banyak kerajinan tangan yang akhirnya dapat dijual, bahkan menjadi mata pencaharian ketika ia bebas dari penjara.

Mungkin secara fisik kita tidak terpenjara, namun banyak orang akhirnya terpenjara jiwa dan pikirannya karena menghadapi sebuah masalah atau tantangan dalam hidup. Kita sering menggali lubang bagi diri kita sendiri, sehingga tanpa kita sadari semua harapan kita, kemampuan kita, kreatifitas kitapun ikut terkubur didalam lubang kecil itu.Jangan biarkan masalah dan persoalan menjadi lubang yang menawan segala cara berpikir kita, hingga kita menjadi orang-orang yang mati selagi hidup. Keluarlah dari lubang masa lalumu, atau lubang persoalan yang membuatmu merasa tidak berdaya. Masih ada harapan bagi setiap orang yang mau sungguh-sungguh percaya!***

JANGAN BIARKAN MASALAH DAN PERSOALAN MENJADI KUBURAN BAGI HARAPAN-HARAPANMU, SEBAB DI DALAM
TUHAN SELALU ADA HARAPAN.


God Bless us
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO


** Firman Tuhan: (Yesaya 41:10) ** 
"Janganlah takut, sebab aku menyertai engkau, Janganlah bimbang sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan,bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan."

Dalam pidato pelantikannya yang pertama pad tanggal 4 maret 1933, Presiden Franklin Delano Roosevelt mengatakan kepada bangsanya yang sedang dilanda depresi ekonomi yang sangat menekan mereka, "Satu-satunya hal yang harus kita takuti adalah ketakutan itu sendiri", mengapa? Karena rasa takut bisa membuat Anda lumpuh, dan rasa takut itu sangat menular sehingga bisa juga melumpuhkna orang-orang yang ada di sekitar kita. President Franklin sangat menyadari bahwa musuh ynag berbahaya bagi bangsanya adalah ketakutan, hingga dapat membuat bangsanya justru tidak dapat melakukan apa-apa karena rasa takut yang menguasai mereka.

Setelah Nehemia memperlengkapi rakyatnya dengan senjata, memasang penjaga-penjaga pada tempat di sekitar tembok yang paling jelas dan rawan, Nehemia mendorong bangsanya supaya jangan merasa takut, tetapi agar selalu berharap pada pertolongan Tuhan. Kalau kita takut dengan Tuhan, kita tidak perlu takut pada musuh. Hati Nehemia sudah tertawan oleh Allah Israel, "Yang Maha Besar dan Dasyat" (Nehemia 4:14). Seorang yang takut sebelum berperang. Nehemia memiliki iman yang teguh kepada Allah, karena itulah ia tidak takut. Rasa takut dan iman adalah dua hal yang sangat bertolak belakang, karena itu ketakutan dan iman tidak dapat diam bersama-sama.

Satu-satunya hal yang dapat mengalahkan ketakutan adalah "Takut akan Allah." 
Takut akan Allah berarti mempercayai Allah sepenuhnya bahwa Dia sanggup memberkati kita, Dia sanggup mencukupi hidup kita, Dia sanggup menyembuhkan kita, bahkan kita sungguh-sungguh tahu bahwa Allah melihat dan maha tahu akan segala yang kita lakukan. Ketakutan adalah Roh yang dapat mengikat seseorang hingga tidak dapat melakukan apa-apa alias lumpuh rohani. Bangkitlah hari ini,dan lihatlah kekuatan Tuhan yang sanggup melakukan segala perkara. 


Jesus Love us :)
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO


** Firman Tuhan: (Roma 5:3) **
"Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan."



Suatu malam,sebuah gereja yang ada di desa mengadakan kebaktian penyegaran iman da mereka mengundang seorang pendeta untuk berkhotbah. Desa tersebut baru saja mendapat sambungan aliran listrik sehingga ruang kebaktian gereja mendapat penerangan dari lampu pijar. Ketika sang pendeta sedang berkhotbah, tiba-tiba listrik mati. Ruangan ibadahpun menjadi gelap guiita. Sang pendeta bingung: harus terus berkhotbah atau menunggu listrik menyala. Tiba-tiba seorang anggota majelis berbisik,"Teruslah berkhotbah, Pak Pendeta. Kami masih bisa melihat Yesus di dalam gelap."

Hidup bisa tiba-tiba menjadi gelap saat kita menghadapi kesengsaraan; kehilangan orang terkasih, sakit-penyakit, kegagalan bisnis. Semua itu membuat hari-hari tampak suram. Ibarat mati lampu, keadaan di sekelilingi menjadi tampak gelap. Namun, orang yang beriman pada Kristus dapat tetap berdiri, bahkan bermegah. Mengapa? Sebab ada pengharapan. Kita yakin, di tengah gelapnya hidup, Yesus beserta. Kita bisa melihat Dia dalam gelap. Oleh sebab itu, kesengsaraan tidak perlu menjatuhkan iman, tetapi menguji iman kita untuk naik setingkat lebih tinggi. Pengalaman membuktikan, hari-hari gelap justru merupakan saat di mana Tuhan mendekat; saat dimana kita merasakan pertolongan dan kuasa-Nya secara istimewa.

Apakah jalan di depan anda tampak gelap? Jangan takut, apalagi sampai kehilangan kegembiraan hidup. Percayalah, semakin sulit jalan hidup Anda, semakin nyata Tuhan menyertai Anda. Seperti orang tua yang memberikan perhatian khusus saat anaknya sakit, Tuhan pun begitu. Di topan gelap, Anda didekap. 


GeLapnya jaLan tak perLu menghentikantikan Langkah seLama peLita Anda tetap menyaLa, tetapLah berjaLan. 


Jesus Love us forever :)
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO


Orang kuat jasmani karena mengkonsumsi makanan dan berolahraga yang baik. Tetapi bukan berarti rohaninya akan juga menjadi sehat. Rohani yang sehat juga harus mengkonsumsi sesuatu yang rohani, yaitu memiliki persekutuan dengan Tuhan. Abraham adalah pribadi yang dipilih Tuhan memiliki banyak hal yang luar biasa, ia diberkati dengan harta, jasmani yang kuat, serta juga berkat rohani yang luar biasa. Abraham tidak pernah kecewa kepada Tuhan, ia selalu kuat karena memiliki Allah yang dahsyat. Abraham benar-benar diberkati oleh Tuhan.

Apakah Abraham kuat karena kekayaannya? Apakah Abraham kuat karena sesuatu yang lain? Marilah kita melihat mengapa Abraham kuat dalam Tuhan. Kita akan belajar dan meneladani hidupnya, mengapa ia menjadi kuat. Dalam pelayanan di persekutuan kecil pun kita juga harus tetap kuat. Tidak mudah kendor, putus asa dan sebagainya. Apakah kita mau kuat dalam Tuhan?

A. Kebiasaan yang baik (Kejadian 13:18, Ibrani 10:25)

- Abraham memiliki kebiasaan yang baik dan luar biasa. Dimana pun ia bertemu Tuhan, ia selalu mendirikan mezbah bagi Tuhan. Mempunyai kebiasaan tidak pernah meninggalkan ibadah dengan Tuhan.
- Di gunung, di padang gurun, di suatu tempat - Abraham selalu bersekutu dengan Tuhan: mengucap syukur, memberi korban bakaran, dll. Abraham selalu berbuat yang baik bagi nama Tuhan.
- Kita harus memiliki kebiasaan yang baik, tidak meninggalkan ibadah-ibadah yang Tuhan adakan, karena ibadah itu adalah persekutuan yang indah dengan Tuhan. Setialah dalam ibadah di gereja dan ibadah persekutuan kecil.

B. Keyakinan yang baik (Kejadian 13:14, Ibrani 10:34-35)

- Walaupun Abraham di kecewakan oleh orang-orang di sekelilingnya (Lot dan pengikutnya), Abraham tetap memiliki keyakinan pada Tuhan bahwa Tuhan adalah sumber segalannya. Lot sudah memilih lokasi yang terbaik menurut pandangan manusia, tetapi Abraham berharap kepada tuhan saja.
- Abraham yakin jika Allah yang memilih tempat baginya maka akan menjadi sumber berkat luar biasa - keyakinannya terbukti!
- Keyakinan Abraham pada Allah-nya menjadi contoh bagi kita untuk menghadapi permasalahan. Jangan kita kecewa, sakit hati atau dendam karena aset/berkat/usaha kita diambil oleh orang lain lebih dahulu. Pasti Allah menyediakan yang lebih baik lagi. Miliki keyakinan yang baik!


C. Kewajiban yang baik (Kejadian 14:20, I Kor 9:16-17, Maleakhi 3:10-12) 

- Abraham menyadari bahwa sepersepuluh dari hasil usahanya adalah milik Tuhan, oleh sebab itu ia mengembalikannya kepada Tuhan.
- Perpuluhan bukan dinilai besar atau kecilnya jumlah yang diberikan tetapi hal ini berbicara ketaatan terhadap perintah Tuhan. Dan bukan hanya perpuluhan yang ia berikan, ketika Tuhan meminta anaknya (Ishak), ia pun TAAT.
- Ketaatan bagi Abraham adalah keharusan
.

Penutup :
Tentunya kita sudah tahu bagaimana kita menjadi kuat yaitu kita harus memiliki sesuatu yang baik dan Tuhan yang luar biasa, maka kita dipenuhi dengan berkatnya.



Kejadian 24:1 - Sepanjang hidup selalu diberkati - Adapun Abraham telah tua dan lanjut umurnya, serta di berkati dalam segala hal.


TUHAN MEMBERKATI & MENGASIHI KITA KALIAN. ^___^
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO
Sebuah video yg sangat bagus untuk renungan....! menceritakan bagaimana semua yg terjadi itu adalah indah, dan Yesus serta para malaikatNya selalu ada untuk kita anak2Nya.

Untuk melihatnya, silahkan klik link dibawah ini, kemudian di download dan save dulu.



http://video.ak.fbcdn.net/cfs-ak-snc4/48276/906/1380595682461_50124.mp4



Semoga memberkati dan menguatkan kalian semua.
JESUS LOVE U SO MUCH.
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO



** Firman Tuhan: (Yohanes 8:7) **
"Siapa saja di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu. 

Dalam buku connecting, Larry Crabb menceritakan kisah berikut. Dalam sebuah acara retret bagi kaum muda bermasalah, seorang gadis berdiri menuturkan pergumulannya. Dengan bibir bergetar dan air mata meleleh membasahi pipi, ia mengaku,"Saya telah menjadi pelacur selama tiga tahun terakhir ini. Saya sangat menyesal."

Saat gadis itu masih berdiri dengan gamang, ayahnya berjalan menghampiri, lalu memeluknya dan berkata,"Saat aku melihatmu, aku tidak melihat seorang pelacur di dalam dirimu. Kamu sudah dibasuh oleh darah Kristus.Kini aku melihat putriku yang cantik."

Kisah ini bukan hanya kisah keluarga yang menyentuh hati, melainkan juga memuat pelajaran yang patut diterapkan dalam kehidupan bergereja, khususnya saat menyingkapi anggota jemaat bermasalah. Bagaimana tanggapan kita bila tahu ada saudara seiman yang jatuh ke dalam dosa? Tak jarang kejadian itu malah menjadi ajang penghakiman dan bahan gosip.

Tanggapan itu sangat ganjil kalau kita menyadari bahwa gereja adalah keluarga Allah. Orang yang jatuh dalam dosa bukan penyakit yang perlu disingkiri, melainkan saudara yang perlu diperhatikan dan ditolong. Seperti ayah gadis tadi, kita dapat belajar untuk tidak berfokus pada kesalahan yang diperbuat, tetapi pada realitas kita sebagai orang yang telah ditebus oleh Kristus dan pemilihan yang tersedia di dalam anugerah-Nya. Sikap semacam ini mengandung daya pemulihan yang manjur untuk membangkitkan kembali mereka yang jatuh. Itulah yang dilakukan Yesus terhadap perempuan.***


Selamat pagi.

Tuhan Yesus berkati.
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO


** Firman Tuhan: (Kisah Para Rasul 14:11) ** 
"Ketika orang banyak melihat apa yang telah diperbuat Paulus, mereka itu berteriak..."Dewa-dewa telah turun ke tengah-tengah kita dalam rupa manusia".





Winston Churchill, mantan Perdana Menteri Inggris, pernah ditanya."Tidakkah Anda merasa tersanjung? Setiap kali Anda berpidato, orang datang berbondong-bondong sampai tidak kebagian tempat. Mereka sangat menyanjung Anda!" Sang Perdana Menteri menjawab: "Tiap kali ingin berbangga, saya ingat satu hal. Seandainya saya kelak dihukum gantung, jumlah orang yang hadir pasti melonjak dua kali lipat!"

Sanjungan dunia semu sifatnya. Gampang berubah. Ketika Tuhan yesus memasuki Yerusalem, rakyat menyanjung-Nya. Beberapa hari kemudian, massa yang sama meneriakkan "Salibkan Dia!" itu juga yang dialami Rasul Paulus.Sehabis menyembuhkan seorang lumpuh dengan kuasa Allah di Listra, penduduk terkesima. Dikiranya Paulus dan Barnabas adalah titisan dewa. Mereka berduapun langsung dipuja-puja dan diberi aneka persembahan. Tetapi begitu datang-orang Yahudi membujuk mereka, segera saja mereka berbalik melempari Paulus dengan batu (ayat 19). Untunglah Paulus dan Barnabas tidak haus sanjungan. Keduanya malah prihatin melihat penduduk memuja-muja mereka.Paulus berusaha menjelaskan bahwa hanyaTuhan yang layak disembah. Pantang baginya mencuri kemuliaan Tuhan bagi diri sendiri.

Setiap orang suka disanjung. Sebetulnya tidak salah kalau kita merasa tersanjung saat dipuji orang. Yang salah, kalau kemudian kita gila sanjungan, hingga rela mengorbankan apapun demi mendapat sanjungan. Sanjungan bisa menyesatkan, lagipula cepat sirna. Lebih baik fokuskan diri untuk melakukan tugas sebaik mungkin. Tidak peduli disanjung atau tidak.

SANJUNGAN ITU IBARAT PERMEN KARET.
BOLEH DINIKMATI SESAAT,NAMUN JANGAN DITELAN.



Jesus Love us forever ^^
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO


** Firman Tuhan: (Yohanes 16:8) **
"Kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa,
kebenaran dan penghakiman."



Boberto Salazar, bocah 6 tahun,jarang menangis. Ia menderita penyakit langka: Hereditary Sensoy and Autonomic Neuropathy, sebuah penyakit yang membuatnya tidak bisa merasakan sakit.
Pernah ia gigit lidahnya sendiri sampai hampir putus. Orang tuanya panik, namun ia tenang saja. Kali lain Roberto terjatuh. Kakinya terluka, tetapi ia tidak menjerit minta tolong. Ia bangun dan berjalan lagi dengan luka menganga. Kondisi ini sangat berbahaya. Tubuhnya bisa terbakar atau terpotong tanpa disadari. Rasa sakit memang tidak enak, tetapi perlu untuk menyadarkan kita jika ada yang tidak beres.

Roh Kudus sering memberikan "rasa sakit" ketika orang beriman berbuat dosa. Dia menegur dan memberi peringatan, supaya kita insaf. Dia mengingatkan kita kembali akan perkataan-perkataan Kristus (ayat 13,14). Sebagai Roh kebenaran, Dia bertugas memimpin kita ke dalam seluruh kebenaran. Jadi, Dia tidak bisa tinggal diam waktu kita berbuat dosa. Dia akan menegur, teguran-Nya mungkin terasa sakit dan menciptakan rasa bersalah dihati. Namun, ini perlu agar kita mendapatkan kesempatan untuk berbalik ke jalan Tuhan. Tanpa teguran, dengan mudah kita dapat disesatkan oleh pelbagai godaan. Seperti Roberto, kita bisa menjadi mati rasa terhadap dosa. Dan, bisa-bisa kita sudah terseret jauh sebelum sempat menyadarinya.

Bersyukurlah kalau Roh Kudus masih menegur dan membuat kita merasa bersalah ketika berbuat dosa. Itu tandanya Dia masih berkarya dalam diri kita. Dengarkan dan hargailah teguran-Nya!
Jangan sampai hati kita kebal, hingga merasa nyaman berbuat dosa.

God bLess us aLways ^^
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO


** Firman Tuhan: II Pet 3:14-15 **
 “Sebab itu, Saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya dalam perdamaian dengan Dia. Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat...”


Bila kita memperhatikan perilaku binatang, kita akan menemukan bahwa binatang lebih peka daripada manusia, terhadap tanda-tanda akan datangnya bahaya. Ketika akan terjadi letusan gunung berapi, biasanya binatang-binatang sudah melakukan pengungsian ke daerah yang aman. Dan biasanya, pada saat terjadi bencana itu, yang lebih banyak jatuh korban adalah manusia. Kenapa? Manusia tidak peka terhadap tanda-tanda yang sudah diberikan alam.

Manusia tidak peka membaca perubahan yang terjadi di sekitarnya. Manusia tidak peka membaca tanda-tanda zaman ini. Dan orang-orang seperti ini biasanya akan menjadi pencemooh akan janji kedatangan Tuhan yang kedua kali. Tepat seperti yang dikatakan Rasul Petrus, “Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengejek dengan ejekan-ejekannya, yaitu orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsunya. Kata mereka: “Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan.” (II Petrus 3:3-4)



Orang-orang seperti ini bukan berasal dari luar gereja. Mereka ada di sekitar kita, di antara jemaat Tuhan dan bisa jadi kitalah orang itu! Melalui mulut mungkin tidak, tetapi sikap hati dan perbuatan kita menunjukkan hal itu. Sebab memang begitulah keadaannya menjelang kedatangan Tuhan. Seperti pada zaman Nuh, manusia tidak sadar bahwa dunia akan ditenggelamkan dalam air bah, demikian juga saat ini orang tidak menyadari bahwa dunia sudah mendekati akhir cerita. Seperti pada zaman Nuh, orang sibuk makan minum, pesta pora, kawin mengawinkan, itupun dapat kita temukan pada saat ini. (baca Mat 24:37-39). Mereka buta untuk melihat segala tanda yang sudah diberikan Tuhan di depan mata mereka.

Tetapi kita sebagai orang percaya yang setia menanti penggenapan janji Allah, kita semestinya dapat membaca tanda-tanda zaman, yaitu tanda-tanda kedatangan-Nya yang sudah semakin dekat. Saya dapat memastikan bahwa inilah zamannya. Inilah waktunya, Yesus akan datang kembali. Saudara tidak percaya? Baca kembali tanda-tanda kedatangan Tuhan Yesus yang pernah Dia ucapkan kepada murid-murid-Nya (Mat 24:3-14) dan saya akan menunjukkan faktanya: Pertama, gempa bumi. Jumlah gempa bumi yang terjadi di abad ke-20 jauh lebih banyak dan lebih dahsyat dibanding yang terjadi dari abad pertama sampai abad ke-19. Kedua, perang. Saudara pasti sudah tidak asing dengan berita perang bukan? Ketiga, Kelaparan. Itu juga bukan berita baru. Keempat, pengajaran sesat, nabi dan mesias palsu sudah berkali-kali kita dengar. Terakhir, penganiayaan terhadap orang Kristen. Inipun sudah terjadi sejak abad pertama hingga saat ini. Dan tinggal satu yang belum terjadi, yaitu seluruh dunia mendengar kabar Injil (Mat 24:14). Tetapi inipun akan terjadi dalam waktu singkat. Ketika ketakutan melanda Malagasi pada abad ke-17, kegerakan terjadi di sana dan orang-orang Kristen bertambah jumlahnya. Ketika ketakutan terjadi di Amerika, kebangunan rohani tengah terjadi. Dan ketika dunia mengalami ketakutan, itulah saatnya penyelamatan besar akan terjadi.



Nah, bukankah tanda-tandanya sudah nyata? Tuhan tidak kejam dengan tidak memberikan tanda kepada kita sebelum Dia menjemput kita. Hari dan jamnya memang tidak ada yang tahu. Namun Tuhan sudah memberikan kepekaan kepada kita. Ada perasaan khusus yang kita rasakan bila Ia akan datang (Itu terjadi bila kita memiliki Kristus dalam diri kita). Sama seperti seorang ibu yang dapat merasakan anaknya akan pulang ke rumah, demikianlah kita akan “merasa” bahwa Tuhan Yesus akan datang pada saat tertentu. Bila kita tetap tinggal dalam hadirat Allah setiap waktu, maka ‘baunya’ pun dapat kita cium. Dan bukankah saat ini bau kedatangan-Nya itu sudah tercium?Binatang dapat mencium datangnya bahaya dengan merasakan gejala alam, mengapa manusia tidak dapat mencium datangnya bahaya terbesar bagi dunia: Hari Tuhan!

Masihkah Saudara berani hidup sembrono, hidup dalam kubangan dosa, percabulan, perzinahan, dan berbagai kebodohan yang membuat kepekaan kita luntur? Jangan heran bila Saudara tidak dapat mencium bau kedatangan-Nya. Dan jangan kecewa bila kelak Saudara ditinggalkan!
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO


** Firman Tuhan: (Matius 11:30) **
"Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan bebanKu pun ringan." 

Berapa banyak dari hari-hari dalam kehidupan ini, kita dihadapkan pada persoalan-persoalan yang seolah-olah enggan untuk berlalu begitu saja.
Dan tak sedikit masalah tersebut menimbulkan masalah lainnya.
Adakah kita pernah luput dari perasaan kesal dan “pengen marah” saat-saat kita ‘kepepet’ dengan berbagai permasalahan tadi. Belum lagi saat setiap masalah yang ada bukanlah kita yang memulainya.

Sehingga adalah lumrah jika lontaran-lontaran kekesalan memenuhi pikiran, hati dan mulut. Mengeluh, ataupun memasang tampang mengeluh adalah salah satu cara untuk mengekspresikan betapa kita tidak terima terhimpit permasalahan–lagi-lagi permasalahan yang ‘dilimpahkan’ oleh orang lain. Namun pada saat seperti itu, masih ada suara yang berbisik, “Adakah kasih di hatimu? Di mana kau tinggalkan Aku?”
Tapi, sekali lagi, dengan berbagai macam alasan seperti: “Loh, itu kan bukan salahku, itu kan bukan bagianku..kenapa aku yang dipersulit.” atau, “Apa tidak ada yang bisa mengerti kalau aku juga punya masalah?” dan lain sebagainya. Bersungut-sungut pun berlanjut…
Namun suara itu masih saja setia…”Di manakah cahayaKu yang telah kuletakkan di matamu? Di mana cintaKu yang kucurahkan di hati dan mulutmu?”
Dan hati kita pun menjadi berat…berat dengan perasaan malu.
Teringat pada kata Paulus kepada umat di Filipi, “…lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, supaya kamu tiada beraib dan tiaga bernoda…” (Filipi 2:14-15a)

Mulut dan hati kita bersukacita saat menaikkan pujian, begitu pula saat pikiran melayang pada kasihNya yang ajaib tiada tara…tapi begitu mudahnya kita menodai kemuliaanNya dengan bersungut-sungut atas tanggung jawab dan permasalahan yang ada. Memang, beberapa kali, kita masih ingat bahwa kita sanggup ini, itu, jago ini, itu…dan kita lupa bahwa sebenarnya kita tidak ada apa-apanya tanpa embel-embel pendidikan, keluarga, status, kekayaan, pekerjaan. Namun, tetap saja kita masih sanggup berdiri tegak dan berkata, “Ya. saat ini saya mau coba menghadapi semuanya–jika perlu: dunia– SENDIRI!”
Dan hasilnya…..?
“Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu” (Yesaya 30:15)
Tapi… “Tetapi kamu enggan, kamu berkata: “BUKAN, KAMI MAU NAIK KUDA DAN LARI CEPAT” maka kamu akan lari dan lenyap. Katamu pula,”KAMI MAU MENGENDARAI KUDA TANGKAS,”maka para pengejarmu akan lebih tangkas lagi. (Yesaya 30:16)

Ada banyak yang rela jatuh bangun demi menunjukkan pada dunia bahwa
“KAMI SANGGUP DENGAN KEKUATAN SAYA SENDIRI…. INILAH SAYA….(ha..ha..ha)”.
Dan saat jatuh…jatuh lebih dalam lagi.

Padahal hanya ada satu yang berani berjanji seperti ini, “Marilah kepadaKu semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Matius 11:28)

Dan janji itu setia.

Saat kita mau dengan rendah hati menyerahkan segala beban kepadaNya, dan mau membiarkan hujan kasihNya membasahi dan membilas hati dan pikiran kita, maka benarlah apa yang telah dikatakanNya, “…karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. “(Matius 11:29)

Tidak perlu ngoyo…tidak perlu stress dan migrain segala. Sebab segala permasalahan menjadi hadiah yang begitu indah dariNya, saat kita merasakan betapa lemah lembut kasihNya dan betapa rendah hati diriNya…Dan yang kita rasakan hanya bahagia, haru dan sukacita… saat itu, segala permasalahan musnah…dan jalan keluar terbentang di muka sana, sebab Dia tidak pernah membiarkan semua pintu dan jendela tertutup bagi yang percaya kepadaNya.

Saat itu, adakah kita tersadar, dengan melepaskan segala kepunyaan kita, segala kedudukan dan keilmuan kita…Kita hanyalah sasaran dari curahan kasih YESUS yang paling besar, dan itu adalah hal yang akan membuat mulut,hati dan pikiran kita bersukacita saat permasalahan menghimpit…


Jesus bLess us abundantLy :) 
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO


Saya cukup yakin bahwa fakta yang ditulis dalam judul artikel ini semua orang sudah tahu, termasuk Anda yang saat ini sedang membacanya. Hal yang menggelitik saya untuk menuliskannya adalah saya tidak yakin semua orang yang tahu fakta ini juga sudah menghidupi fakta tersebut.

Hidup hanya sekali dan menghidupi hidup yang hanya sekali itu luas sekali kriterianya. Setidaknya hal yang paling mudah adalah menyatakan dan memberikan contoh hal yang sebaliknya.

Jika Anda saat ini hidup hanya dengan melewati hari, menghabiskan hari, dan menantikan waktu saat kematian menjelang; maka sayang sekali Anda tidak termasuk dalam kategori menghidupi hidup Anda yang hanya sekali itu.

Mudah-mudahan setelah membaca artikel ini akan menyemangati Anda untuk berkata:

“Ya! Saya MAU!”

dan bertindak. Seperti yang saya sering tuliskan sebelumnya, MAU saja hanya bagian dari iman dan iman tanpa perbuatan adalah mati.

Saya termasuk orang yang mungkin dianggap orang sering ikut campur urusan orang. Ya, saya senang memperhatikan status messenger orang-orang yang ada dalam messenger list saya. Selain itu juga, selain status messenger, saya juga suka memperhatikan status dalam facebook kalau kebetulan saya sedang melihatnya.

Begitu otomatisnya tindakan saya, sampai-sampai saya sedikit banyak dapat membaca karakter orang-orang dalam messenger list saya. Yah, mungkin ada yang tidak suka dengan kebiasaan saya memperhatikan hal itu, saya juga tidak tahu.

Hal yang membuat saya prihatin, ternyata hal-hal yang buruk itu lebih mudah dipampang daripada hal-hal yang baik. Kata-kata makian, sumpah serapah, kekesalan, kekecewaan banyak saya jumpai baik di status messenger, status facebook, bahkan di status twitter (ya, yang terakhir ini saya baru saja bergabung di dalamnya).

Benar bahwa saat situasi tidak sesuai dengan yang diharapkan, jelas ada timbul kekecewaan, kekesalan, kemarahan, kesedihan, dan seterusnya. Itu perlu untuk dikeluarkan, saya sangat setuju. Hanya saja apakah caranya dengan memajang kata sumpah serapah, makian, dan apapun itu?

Manusia adalah makhluk yang termulia, karena diciptakan secitra dengan Allah, segambar dengan Allah. Bahkan manusia dikaruniai roh, untuk membedakannya dengan hewan dan tumbuhan.

Lalu mengapa manusia tidak bisa menghidupi citra indah itu? Mengapa manusia tidak bisa menghidupi hidup yang telah dikaruniakan kepadanya?

Kalau saya melihat pada hidup saya sendiri, saya perlu mengakui pada Anda bahwa hidup saya bukan hidup yang gemerlap. Hidup saya sangat biasa saja, cenderung datar dan rutin. Saya tidak tahu dengan kehidupan Anda.

Hanya saja menurut saya, kunci dari menghidupi hidup itu bukan dari jenis kehidupan yang kita jalani: gemerlap atau biasa, akan tetapi dari dalam hati. Saat hati kita menikmati hidup kita, segemerlap atau sebiasa apapun hidup kita maka pasti akan terasa indah.

Mungkin saya termasuk orang yang sangat sederhana. Saya mudah dibuat senang dengan hal-hal terkecil dalam hidup. Tidak terlalu punya banyak keinginan yang macam-macam, sehingga saat saya mendapatkan sesuatu rasanya senang sekali hahaha.

Seperti sudah saya bagikan dalam tulisan di salah satu blog yang lain, segelas jasmine tea saja sudah membuat saya nyaman dan senang. Kalau Anda pecinta teh yang sama, Anda pasti tahu betapa nikmatnya menghirup aroma dari kepulan hangat teh yang baru diseduh, mengecap rasanya, dan menikmati kehangatannya memasuki tenggorokan Anda.

Sangat sederhana bukan? Segelas teh. Hidup ini hanya satu kali. Sayang sekali jika digunakan untuk memaki, bersumpah serapah, juga bahkan untuk bersedih dan membenci.

Saya bukan orang suci yang tidak bisa bersedih, tidak bisa kesal, tidak bisa emosi. Beberapa waktu lalu, saya teringat akan kejadian-kejadian menyedihkan dan mengecewakan di masa lalu dan saya tuangkan juga dalam blog ini.

Hanya saja kemudian saya disadarkan bahwa membagikan hal itu untuk orang lain belajar itu baik, tapi tidak untuk terus-menerus memutarnya dalam pikiran saya sehingga tertanam menjadi kesedihan dan kekecewaan terus-menerus.

Menghidupi hidup bukan berarti tidak pernah sedih, tidak pernah kecewa, tidak pernah marah; tetapi saat sedih, saat kecewa, saat marah dilepaskan dengan cara yang terukur dan masuk akal.

Mengomel, mengeluh, marah, mencaci maki, dan bersumpah serapah; sesungguhnya saat melakukan itu semua sama sekali tidak memecahkan persoalan yang ada, malah mematrikannya begitu dalam: yaitu ke lubuk hati Anda. Semakin sering Anda melakukan itu, semakin itu tertoreh begitu dalam.

Sedikit-sedikit akhirnya menjadi bukit. Hal-hal kecil akhirnya menjadi besar. Sebutir akhirnya menjadi segunung. Satu kali perlakuan, akhirnya menjadi kebiasaan. Pada akhirnya yang dirugikan adalah Anda sendiri.

Hidup yang satu kali ini gunakan secara bijaksana dan bertanggung jawab. Jangan karena hanya sekali saja hidup di dunia ini, maka Anda bisa bebas menggunakannya semau hati Anda. Merugikan orang lain, menyakiti orang lain, menusuk orang lain; hanya karena ini hidup yang satu kali saja; maka Anda memilih untuk melakukannya.

Jangan! Hal yang Anda lakukan pada orang lain, pada akhirnya akan Anda rasakan juga. Ingatlah hukum tabur tuai. Bahkan dituliskan dalam Alkitab bahwa hal yang kita inginkan orang lain perbuat pada kita, perbuatlah itu terlebih dahulu.

Gunakan hidup yang satu kali ini sebagai hidup yang bermakna untuk menjembatani hidup di kekekalan kelak. Setia pada perkara yang kecil maka akan dipercayakan perkara yang lebih besar. Jika Anda tidak bisa setia dalam hidup yang satu kali ini di dunia, bagaimana bisa dipercaya untuk hidup di kekekalan kelak?

Maukah Anda untuk menembus batas menghidupi hidup yang satu kali ini
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO


Perkenalkan, ini Joe. Joe bukan nama sebenarnya dan pada kenyataannya Joe bisa nama siapa pun. Joe percaya pada Tuhan tetapi tidak merasa bahwa ia perlu memiliki hubungan dengan-Nya.
Bagi Joe, Tuhan adalah pencipta bumi, penjaga dunia agar tetap seimbang dan pemberi mukjizat dan penyembuh ketika seseorang sedang sakit. Itulah pandangan Joe mengenai Allah.

Joe berpendapat bahwa agama adalah bagi mereka yang memiliki kekosongan dalam hidup mereka. Dan ia menganggap dirinya tidak pernag mengalami kekosongan. Joe lulus kuliah dan mulai bekerja untuk gaji 25 ribu setahun. Empat belas tahun kemudian, Joe mendapatkan penghasilan empat kali lipat dari yang pernah ia terima dahulu pada saat awal-awal berkarir. Kini, ia memiliki rumah di pinggir kota, seorang istri, anak dan seekor anjing. Tidak lama lagi ia pun akan menduduki posisi di perusahaannya sebagai vice president. Jadi, bagi Joe tak ada alasan baginya untuk membutuhkan Tuhan.

Perkenalkan, ini Jack. Jack bukanlah nama sebenarnya dan kenyataannya Jack bisa nama siapa saja. Jack percaya pada Tuhan tetapi ia tidak menyukai-Nya karena merasa Tuhan juga tidak menyukainya. Jack melihat orang-orang Kristen yang tampaknya telah hidup bahagia dan berpikir Tuhan menyukai mereka.

Jack telah memiliki sekitar tujuh pekerjaan yang berbeda sejak lulus dari SMA, 18 tahun yang lalu. Saat ia bekerja di perusahaan pertambangan, perusahaan itu tutup. Ketika bekerja di pabrik, pabrik dimana ia bekerja disana pun tutup, bahkan ia kerap mengalami masalah dengan punggungnya ketika melakukan pekerjaan yang berat.

Jack sering bertanya-tanya mengapa Tuhan tidak menyukainya, tetapi ia tidak pernah menanyakan langsung itu kepada Dia. Jack hanya terus merasa sengsara dan bergaul dengan orang-orang pada Sabtu malam serta menertawakan orang-orang tua ketika mereka meninggalkan gereja Katolik di seberang bar lokal. Jack tidak membutuhkan Allah.

Perkenalkan, ini James. James bukanlah nama sebenarnya dan pada kenyataannya James bisa nama siapa saja. James tidak percaya pada Tuhan. James baru lulus dari perguruan tinggi dan memiliki gelar yang ia prediksi tidak akan pernah digunakannya. Untuk saat ini ia bekerja serabutan. James adalah pemuda yang bebas dan menyukai pesta.

James tidak percaya pada Tuhan karena ia tidak pernah belajar kebenaran tentang Allah. James tumbuh tanpa doa di sekolah dan disana ia diajarkan mengenai teori evolusi. James berpikir bahwa orang-orang religius adalah keren tapi ia menganggap orang-orang tersebut sebenarnya kehilangan sesuatu.

Ia percaya umat Kristen menjadi pengikut Kristus agar kesalahan mereka bisa dibersihkan. Ia tahu bahwa ia memiliki beberapa kesalahan, tapi ia lupakan hal tersebut dengan menghabiskan waktu bersama dengan teman-temannya. James memikirkan apa yang ditawarkan oleh kehidupan ini dan ia melihat tidak ada. Menurutnya, hidup adalah sampah besar. James tidak membutuhkan Allah.

Pada kenyataannya, kita semua membutuhkan Tuhan. Dia ada dan Dia tidak membenci siapa pun. Dia mengasihi kita semua tapi Dia membenci dosa-dosa kita.

Dia benci dengan kesombongan Joe, perasaan rendah diri Jack dan kekurangpercayaan James kepada-Nya. Apa yang ditunjukkan oleh Joe, Jack dan James adalah sikap yang diambil kebanyakan orang kini. Banyak dari mereka yang merasa tidak membutuhkan Tuhan karena mereka telah memiliki semua yang mereka butuhkan.

Ada juga orang-orang yang merasa bahwa Allah telah meninggalkan mereka dan akhirnya mengambil keputusan untuk menjauh dari diri-Nya. Tak sedikit manusia yang tidak pernah diberitahukan mengenai Tuhan. Yesus berkata kepada murid-murid-Nya "Pergilah dan jadikan semua bangsa murid-Ku, baptislah mereka dalam nama Bapa, dan Anak, dan Roh Kudus." Dia menyuruh kita melakukan ini karena Dia tahu ada Joe-joe, James-james, dan Jack-jack di dunia. Dia menyuruh kita melakukannya karena Dia mengasihi setiap mereka.

Bila Anda seorang Joe atau Jack atau James, cobalah untuk mengetahui lebih dalam tentang Tuhan yang begitu mengasihi Anda. Namun, jika Anda bukan seorang Joe atau Jack atau James, tetapi Anda mengetahui ada orang yang seperti itu disekitar Anda, maka mulailah berdoa bagi mereka. Bicaralah kepada mereka. Bagikan hidup Anda kepada mereka dan beritahukan bagaimana hubungan dengan Tuhan Yesus Kristus telah mengubah kehidupan Anda menjadi pribadi yang baru, pribadi yang penuh kasih.
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO
FIRMAN TUHAN: Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu,
dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran (Amsal 17:17).

Suatu hari Henry Ford sedang makan siang bersama seorang pria, dan ia bertanya kepada pria tiu;"Who is your best friend?"
Orang itu menyebut beberapa nama. ford berkata:"No, I tell you who your best friend is." Lalu ia mengambil sebuah pensil dan menulis di taplek meja :"Your best friend is he who brings out the best that is within you."

Sahabat adalah orang yang mempercayai kita dan dapat kita percayai. Seorang sahabat percaya pada potensi dan hal-hal positif yang ada dalam diri kita. Seorang sahabat ingin memberikan yang terbaik bagi kita.

Seorang sahabat adalah orang yang setia pada kita dalam keadaan senang maupun susah. Dalam keadaan senang, kita mudah mendapatkan teman. Dalam keadaan enak dan kaya, banyak orang mau menjadi teman kita. Dalam keadaan susah, kita akan menemukan siapa sahabat kita yang setia dan sejati.

Tuhan Yesus adalah contoh sahabat yang baik.Ia adalah sahabat kita yang baik dan setia. Ia rela berkorban dan memberikan yang terbaik bagi sahabatnya. Ia mempercayai kita dengan semua ciptaan-Nya. Ia berjanji tidak akan pernah meninggalkan kita. Dalam keadaan senang maupun susah, Ia tatap setia menyertai kita.
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

** Firman Tuhan: (Amsal 17:17) **
"Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu,
dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran." 

Suatu hari Henry Ford sedang makan siang bersama seorang pria, dan ia bertanya kepada pria itu:
"Who is your best friend?"
Orang itu menyebut beberapa nama. Ford berkata: "No, I tell you who your best friend is." Lalu ia mengambil sebuah pensil dan menulis di taplek meja: "Your best friend is he who brings out the best that is within you."

Sahabat adalah orang yang mempercayai kita dan dapat kita percayai. Seorang sahabat percaya pada potensi dan hal-hal positif yang ada dalam diri kita. Seorang sahabat ingin memberikan yang terbaik bagi kita.

Seorang sahabat adalah orang yang setia pada kita dalam keadaan senang maupun susah. Dalam keadaan senang, kita mudah mendapatkan teman. Dalam keadaan enak dan kaya, banyak orang mau menjadi teman kita. Dalam keadaan susah, kita akan menemukan siapa sahabat kita yang setia dan sejati.

Tuhan Yesus adalah contoh sahabat yang baik.Ia adalah sahabat kita yang baik dan setia. Ia rela berkorban dan memberikan yang terbaik bagi sahabatnya. Ia mempercayai kita dengan semua ciptaan-Nya. Ia berjanji tidak akan pernah meninggalkan kita. Dalam keadaan senang maupun susah, Ia tatap setia menyertai kita.

Jesus Loves us forever :)
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Kita semua tentu pernah memberi persembahan untuk pekerjaan Tuhan. Hanya saja motivasi kita memberi itu berbeda-beda. Ada yang memberi karena ada pamrih terselubung. Ada juga yang memberi karena terpaksa. Tapi ada juga yang memberi karena ketulusan hati dan ekspresi kasih.

Ada tiga macam pemberi. Si batu api, si spon dan si sarang lebah. Untuk mendapatkan si batu api, Anda harus menghantam dia. Walau sudah dihantam, biasanya Anda hanya mendapat sedikit serpihan dan percikan bunga api. Pelit untuk memberi. Kalau pun mau memberi itu selalu dengan pertunjukan besar-besaran. Pemberi macam ini akan selalu menuntut kalau namanya harus diumumkan dan berharap semua orang tahu.

Ada si spon. Untuk mendapatkan sesuatu dari si spon, Anda harus memerasnya lebih dulu, kalau perlu dengan aksi mengancam segala. Barulah si spon mau memberi. Memberi karena terpaksa. Memberi bukan dari hati.

Yang terakhir adalah pemberi tipe sarang lebah. Sarang lebah senang memberi, tanpa tekanan dan tanpa harus menunggu lebih dulu seseorang merengek-rengek kepadanya. Dia membiarkan madu yang dihasilkan terus mengalir agar orang yang sedang membutuhkannya bisa mendapatkannya. Uniknya, sarang lebah tidak akan pernah kehabisan. Ia akan selalu memberi, memberi dan selalu ada saja madu yang diberikannya, seolah tidak ada habisnya.

Bagaimana dengan kehidupan kita? Apakah kita pemberi macam bunga api yang selalu gembar-gembor ke sana kemari untuk mengumumkan kedermawanan kita? Apakah kita pemberi macam spon yang menunggu ditekan dan dipaksa dulu? Ataukah kita seperti sarang lebah yang memberi karena ketulusan? Memberi karena ada iman bahwa yang telah mereka berikan akan segera diganti dengan baru. Berharap bahwa kita semua adalah orang Kristen yang suka memberi. Memberi karena ketulusan dan ekspresi kasih. Hal yang paling unik soal memberi adalah kita tidak akan pernah kekurangan di saat kita memberi. Tak pernah ada orang yang jatuh miskin karena ia memberi. Mengapa? Karena Tuhan selalu menggantinya dengan berkat yang selalu baru.

Apakah kita sudah menjadi pemberi yang tulus?

Happy Sunday.. Jesus Loves us :)
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO


** Firman Tuhan: (Ibrani 12:15) **
"Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah,agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang".

Pada tahun 1880.James Garfield dipilih untuk menjadi president Amerika. 6 bulan keudian, ia ditembak dari belakang dengan sebuah pistol. Ia langsung dibawa ke rumah sakit dan di rumah sakit dokter mencoba menemukan peluru di dalam tubuhnya tetapi tidak berhasil.

Garfied diijinkan pulang dari rumah sakit tetapi keadaanya lemah. Ia di bawa ke Wangshington D.C. dimana team dokter berusaha untuk menemukan peluru dan membuka kembali uka-lukanya. Ketika usaha ini tidak berhasil,mereka meminta Alexander Graham Bell untuk membantu menemukan peluru itu tetapi semuanya tidak berhasil.

Garfield bertahan bulan Juli dan Agustus tetapi pada bulan September, 1880 ia meninggal dunia....bukan karena luka-luka dan peluru itu tetapi karena infeksi. semua usaha untuk menemukan peluru berulang kali, dimana mereka mengkorek-korek lukanya itu berakibat fatal.

Demikina halnya bila kita mengalami luka hati. Bila kita mengkorek-korek luka itu dengan mengulang kesakitan hati kita, berpikir negatif dll; lambat laun luka itu akan bertumbuh menjadi akar kepahitan yang menghancurkan.

Jesus bLess us abundantLy :)
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Pernahkah kita mengucap syukur kepada Tuhan untuk "pintu-pintu" yang tertutup dalam kehidupan kita sebagaimana kita mengucap syukur untuk "pintu-pintu" yang terbuka?

Mungkin saat ini kita sedang bertanya-tanya, "Mengapa Tuhan tidak mengabulkan doaku untuk bisa bekerja di perusahaan itu?"

"Mengapa usaha dan bisnis yang aku rintis dan kudoakan tidak berhasil bahkan sering gagal?"
"Mengapa hubunganku dengan kekasihku kandas ditengah jalan?"

Pertanyaan-pertanyaan seperti itu seringkali muncul dalam pikiran kita, di saat impian, harapan dan cita-cita kita tidak tercapai dan bahkan berantakan.Pernahkah kita berpikir bahwa setiap kali Tuhan menutup sebuah pintu, sebenarnya Tuhan sedang mengarahkan kita kepada pintu yang lain dimana berkat yang lebih baik sedang menunggu kita?

Seringkali kita tidak bisa berpikir dgn jernih dan melihat kebenaran tentang hal tersebut karena jiwa kita merana karena kesedihan dan mata kita buram dengan airmata. Kita lupa sama sekali tentang kebenaran yang mengatakan bahwa Allah menuntun kita seperti seorang Ayah menuntun anaknya, seperti seorang Gembala yang baik menuntun domba-dombaNya yang lemah dan bodoh.

Kita lupa tentang kebenaran yang mengatakan;
"......jika kamu yang jahat tahu memberikan apa yang baik untuk anak-anakmu, terlebih lagi Bapamu yang di sorga...... "

Salah satu alasan kenapa Tuhan menutup sebuah pintu atau beberapa pintu dalam kehidupan kita, yaitu karena di balik pintu-pintu itu tidak tersedia sesuatu yang berharga bagi hidup kita, atau juga mungkin ada sesuatu hal yang tidak akan membawa suatu kebaikan bagi kita.

Seringkali Tuhan menutup beberapa pintu dalam kehidupan kita hanya untuk membuat kita lebih dewasa, lebih tangguh, lebih berkualitas dan membuat kita lebih tahan uji. Tuhan memilih melakukan hal itu karena dalam keadaan demikianlah kita lebih mudah untuk menjadi rendah hati, untuk belajar mendengarkan nasihatNya; belajar tentang hal-hal yang lebih berarti, yang lebih bersifat kekal, belajar tentang menghargai orang lain dan belajar untuk tidak lagi bernafsu meninggikan diri sendiri.

Seorang penjual burung harus menyelubungi sangkar burungnya dengan sehelai kain hitam saat menginginkan burung yang ada di dalam sangkar itu untuk mengeluarkan suara kicauanya yang merdu dan indah. Konon dengan menutupi sangkar burung dan menjadikannya gelap akan membuat burung tersebut berkonsentrasi sehingga memunculkan hal-hal yang baik dari dirinya, yaitu kicauannya. Dan ketika sang burung melihat cahaya terang kembali, kicauannya selalu menjadi bunyi yang riang dan menyegarkan.

Seorang pandai besi harus memanaskan berkali-kali batang besi yang berbentuk jelek dan kemudian harus menghajarnya juga berkali-kali diatas landasan tempa untuk kemudian menjelmakan bentuk besi jelek tersebut menjadi sebuah perkakas yang kuat, tahan banting dan berguna untuk banyak orang atau menjadikannya sebagai sebuah benda seni yang sangat indah dan mahal.

Nah, sekarang dapatkah anda percaya bahwa pintu-pintu yang tertutup dalam hidup anda bukan berarti Tuhan menghukum atau tidak mengasihi Anda, dan maukah Anda mulai belajar mempercayai hidup Anda kepadaNya, kepada Dia yang Maha tahu, Maha bijaksana dan yang sangat mengasihi Anda?

Baiklah anda mulai belajar bersyukur kepadaNya untuk pintu-pintu yang tertutup dalam kehidupan kita, karena itu hanya mengarahkan anda kepada pintu anugerah dan berkat yang terbaik yang dibuka oleh Tuhan untuk kehidupan Anda.

Karena Tuhan tahu dan mengerti apa yang terbaik untuk anak-anak yang di kasihiNya.

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO


** Firman Tuhan: (Mazmur 103:8-14) **

Ada satu cerita tentang anak laki-laki yang mengunjungi kakek dan neneknya di daerah pertanian mereka. Anak itu diberi sebuah ketapel untuk nermain di hutan. Ia berlatih dihutan, tetapi tak pernah mengenai target. Dengan kecewa, ia kembali ke rumah neneknya untuk makan malam.

Di tengah perjalanannya, ia melihat bebek kepunyaan neneknya. Dengan spontan, ia menembakkan ketapelnya ke bebek tersebut dan mengenai kepala dari bebek itu dan bebek itu mati. Ia begitu kaget dan sedih. Dengan panik,cepat-cepat ia menyembunyikan bebek mati itu di semak-semak, tetapi ia melihat bahwa saudara perempuannya yang bernama Sally melihat apa yang ia lakukan. Sally tidak berkata apa-apa.

Hari berikutnya setelah selesai makan siang,neneknya berkata:"Sally,sekarang mari kita cuci oiring." Tetapi Sally berkata:"Tadi Johnny berkata bahwa ia akan membantu di dapur." Lalu Sally berbisik kepada Johnny:"Remember the duck?" lalu Johnny mencuci piring

Siangnya, kakeknta bertanya apakah anak-anak mau ikut pergi memancing dan neneknya berkata"Sorry,tetapi aku perlu bantuan Sally untuk memasak buat makan malam."Sally tersenyum dan berkata:"Johnny bilang kepadaku bahwa ia ingin membantu." Lalu Sally berbisik kepada Johnny:"Remember the duck?" Sally pergi mamancing
dan Johnny tinggal di rumah dan membantu masak.

Setelah beberapa hari Johnny mengerjakan tugas-tugasnya dan tugas-tugas Sally, ia tidak tahan lagi. Ia pergi kepada neneknya dan mengaku bahwa ia telah membunuh bebeknya. Neneknya membungkuk dan merangkulnya sambil berkata:"Aku tahu hal itu,sayang.Aku berdiri di dekat jendela dan aku melihat semua kejadian tersebut. Aku mengasihimu karena itu aku mengampunimu. Aku hanya ingin tahu berapa lama engkau ijinkan Sally memperbudak engkau."

Apa pun yang terjadi dimasa lalu,dan apapun yang telah kita lakukan Tuhan berdiri di dekat jendela dan melihat semuanya. Ia mengasihi dan mengampuni kita. Jangan biarkan setan memperbudak hidup kita. Tuhan mengampuni kita dan tidak mengingat kesalahan kita. 

Jesus loves you and me :)
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO


** Firman Tuhan: (AmsaL 18:12) ** 
"Tinggi hati mendahului kehancuran, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan".

Di suatu desa hidup seorang lelaki tua yg sehari-hari bekerja sebagai penjual kayu bakar untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya bersama istrinya. Setiap hari mulai dari pukul 7 pagi sampai siang ia bekerja mencari kayu bakar kmudian menjualnya. Suatu hari saat ia akan menjual kayu bakar yang ia peroleh ia pergi ke kota dengan berjalan kaki menuju kota, ia memanggul kayu bakar di bahunya. Haus, lelah, capek tak ia hiraukan karena ia selalu mendapat senyum bahagia istrinya ketika pulang.

Sampai di kota ternyata hari ini sangat ramai, trnyata hari ini hari minggu. jadi banyak warga yang pergi ke kota ada yg hanya jalan-jalan, bahkan ada yang mencari rezekinya seperti lelaki tua ini. Karena suasana kota yg sangat ramai ia berteriak: "Awas kayu...!!!! awas kayu...!!!!!" semua warga yg mendengar slalu memberi jalan untuk lelaki tua lewat... sehingga lelaki tua bisa lewat dengan tanpa melukai orang lain. Sampai di tengah kota suasana semakin ramai, ternyata ada seorang bangsawan yang sangat sombong sedang berkeliling kota untuk menunjukkan kesombongannya. Tanpa lelaki tua sadari ia trus melangkah mendekati sang bangsawan dengan cukup cepat. Lelaki tua terus berteriak "Awas kayu bakar...!!!! kayu bakar....!!!!"

Semua orang yg mendengar memberi jalan untuk sang lelaki tua namun tidak sang bangsawan sehingga tanpa disengaja baju sang bangsawan terkait dengan kayu bakar yang dibawa oleh lelaki tua sehinggga baju bangsawan yg berharga sang mahal robek. Sang bangsawan marah dan membawa lelaki tua itu ke pengadilan. Lelaki tua itupun diadili dengan tuduhan sengaja melukai sang bangsawan, sang bangsawan sangat yakin ia akan menang dalam persidangan ini.
Saat persidangan berlangsung hakim bertanya pada lelaki tua, "Pak, apakah Anda sengaja melukai sang bangsawan ini sehingga merobek bajunya? Namun sang lelaki hanya diam. sekali lagi hakim bertanya, "Pak, apakah Anda sengaja melukai sang bangsawan? Namun lagi2 lelaki tua  ituhanya diam tanpa suara. Banyak pertanyaan lain ditanyakan sang hakim namun tak satupun yang dijawab oleh lelaki tua itu, sehingga sang hakim mengatakan mungkin lelaki tua ini bisu. Sang bangsawan menjadi sangat geram hingga ia langsung berteriak, "Tidak mungkin pak hakim ia bisu karena kemarin saya mendengar dengan jelas ia berteriak awas kayu bakar!!!!!! jadi tidak mungkin ia bisu," sanggah sang bangsawan. Baiklah kalau begitu kata sang hakim, jadi pada saat kejadian kamu sang bangsawan mendengar teriakkan lelaki tua untuk menghindar dari kayu yang dibawanya namun anda tidak berusaha menghindar, maka dengn kenyataan ini saya nyatakan bahwa sang lelaki tua tidak bersalah dan bebas dari segala tuntutan !!! tok tok tok palu dipukul pertanda sidang di akhiri dengan kemenangan sang lelaki tua.

Sang bangsawan amat malu dengan dirinya sendiri, tanpa ia sadari ia telah mempermalukan dirinya sendiri, sejak saat itu ia berubah menjadi orang yang bijak dan tidak sombong lagi.

JBU ALL
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO


Suatu hari aku bangun pagi-pagi sekali untuk menyaksikan matahari terbit. Sungguh keindahan Tuhan tak dapat dilukiskan dengan kata – kata. Sambil menyaksikan keindahan ciptaannya, saya memuji Tuhan atas karyaNya yang begitu indah.

Saat itulah, Tuhan datang kepada saya Dia bertanya : “Apakah kamu mencintai-KU ?”.

Aku menjawab “Tentu saja Tuhan! Engkau adalah Tuhanku dan Juru Selamatku!"

Lalu Dia bertanya ” Jika kamu cacat fisik , apakah kamu masih tetap mencintaiKu?”

Aku terpana. Lalu aku melihat tanganku, kakiku, anggota-anggota tubuhku lainnya dan berpikir mengenai banyak hal yang tak mungkin kulakukan bila aku cacat fisik. Hal-hal yang kuanggap sesuatu yang sudah sewajarnya dapat aku lakukan. Lalu aku menjawab “Itu akan menjadi hal yang sulit Tuhan, tetapi aku akan tetap mencintai-MU.

Lalu Tuhan bertanya lagi “Jika kamu buta, apakah kamu akan tetap mencintai ciptaan-ciptaan-KU?”

Bagaimana mungkin aku mencintai sesuatu tanpa mampu melihatnya?

Lalu aku berpikir mengenai semua orang buta di dunia ini. Dan betapa banyak dari mereka yang masih mencintai Tuhan dan ciptaan-ciptaanNya.

Lalu aku menjawab ” Aku sulit membayangkannya Tuhan, tapi aku akan tetap mencintai-Mu”

Tuhan bertanya lagi ,” Jika kamu tuli apakah kamu akan tetap mendengarkan perkataan-perkataanKu?”

Bagaimana mungkin aku mendengarkan sesuatu jika aku tuli? Kemudian aku mengerti, mendengarkan perkataan-perkataan Tuhan tidak hanya dengan menggunakan telinga kita , tetapi menggunakan hati kita.

Aku menjawab ”Itu akan menjadi hal yang sulit Tuhan, tetapi aku akan tetap mendengarkan perkataan-perkataanMu.”

Tuhan bertanya kembali “Jika kamu bisu, apakah kamu tetap memuji nama-Ku ?”

Bagaimana mungkin aku memuji tanpa suara? Lalu aku menyadari bahwa Tuhan mau kita memuji dari hati dan jiwa kita. Betapapun indahnya suara kita tidak pernah menjadi masalah. Dengan memuji Tuhan tidak hanya dengan nyanyian, Melainkan saat kita mengalami cobaan, kita tetap memuji Tuhan dan berterima kasih atas berkat-berkatNya.

Jadi aku menjawab “Meskipun aku tidak dapat menyanyi aku akan tetap memuji nama-Mu.”

Lalu Tuhan bertanya ” Apakah kamu sungguh-sungguh mencintai-Ku?”

Dengan penuh keberanian dan keyakinan aku menjawab “Ya Tuhan! Saya mencintaiMu karena Engkau satu-satunya Tuhan yang benar!"

Lalu mengapa engkau berbuat dosa?”

Lalu aku menjawab, “Karena aku hanyalah seorang manusia, aku tidak sempurna."

Lalu mengapa pada saat-saat damai, engkau menjauh? Mengapa hanya pada saat menghadapi masalah engkau berdoa dengan sungguh-sungguh?"

Tidak ada jawaban. Hanya ada air mata.

Tuhan lalu melanjutkan “Mengapa hanya bernyanyi pada saat persekutuan dan retret? Mengapa mencari-Ku hanya pada saat penyembahan? Mengapa meminta dengan egois? Mengapa meinta tanpa didasari iman?”

Air mata terus membasahi pipiku, “Mengapa kamu malu terhadapKu? Mengapa kamu tidak menyebarkan injil? Mengapa pada saat mengalamipencobaan, kamu berpaling pada sesama ketika aku menawarkan diriKu sebagai tempat berpaling? mengapa membuat alasan-alasan saat Aku memberimu kesempatan untuk melayaniKU?”

Aku mencoba menjawab , tetapi tidak ada jawaban yang dapat diberikan "Kamu telah dianugrahkan hidup. Aku menciptakanmu bukan untuk menyia-nyiakan anugerah ini. Kamu telah dianugrahkan bakat-bakat untuk melayaniKu, tetapi kamu terus berpaling dari-Ku. Aku telah menyampaikan perkataan-perkataanKu kepadamu, tetapi kamu tidak mendapatkan pengajaran. Aku telah menunjukkan berkat-berkatKu kepadamu, tapi matamu tidak tertuju padaKu. Aku telah mendengar doa-doamu dan Aku telah menjawab semua doamu. "APAKAH KAMU BENAR-BENAR MENCINTAIKU?”

Aku tidak dapat menjwab. Bagaimana mungkin aku dapat? Aku merasa amat malu. Aku tidak mempunyai alasan lagi. Apa yang dapat aku katakan tentang hal ini?

Ketika hatiku telah selesai menangis aku berkata ” Mohon ampuni saya Tuhan, Aku tidak layak untuk menjadi anakMu”.

Tuhan menjawab “Itulah kasih karunia-Ku, anak-Ku."

Aku bertanya “Lalu mengapa Engkau terus-menerus mengampuniku?"
Jawab Tuhan ” Karena engkau adalah ciptaan-Ku. Kamu adalah anak-Ku. Aku tidak pernah mengabaikanmu. Saat engkau menangis, Aku ikut sedih dan menangis bersamamu. Saat engkau berteriak dalam kegembiraan, Aku ikut tertawa bersamamu. Saat engkau putus asa, Aku akan menyemangatimu. Saat engkau lelah Aku akan menopangmu. Aku akan bersamamu setiap saat dan Aku akan mencintaimu selamanya."

Belum pernah aku menangis sekeras ini. Bagaimana mungkin aku telah berlaku sebegitu dingin pada-Nya? Bagaimana mungkin aku telah menyakiti Tuhan sedemikian rupa?

Aku bertanya kepada Tuhan “Seberapa besar kasihMu padaku , Tuhan?

Tuhan membentangkan kedua tanganNya. Dan mataku terpaku di kayu salib.aku berlutut di kaki Tuhan, Juru Selamatku . Dan untuk pertama kalinya, aku benar-benar berdoa.

Jesus Love you and me :)
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO




** Firman Tuhan: Pengkotbah 3: 11 ** 
 "Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya,  bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami  pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir."


       Seorang arsitek memesan lembaran cermin besar untuk ia pasang pada dinding istana kerajaan Teheran, Iran. Hanya sayang, pesanan itu datang didapati bahwa cermin itu sudah pecah dan hancur, mungkin karena perjalanan yang cukup jauh. Sang kontraktor mengusulkan untuk membuangnya dan memesan kembali. Herannya, sang arsitek justru meminta kepingan cermin itu dikumpulkan lalu dihancurkan lagi menjadi kepingan-kepingan yang lebih kecil lalu mulai disusunlah satu persatu. Di tangan arsitek itu, pecahan-pecahan cermin kecil itu menjadi karya mosaik yang terindah di dunia. Dihancurkan untuk menjadi lebih indah! Kira-kira seperti itulah pujian raja Teheran kepada sang arsitek.

       Sebuah keputusan yang tidak masuk akal dilakukan sang arsitek, namun hasil yang ia dapatkan membuat dunia mengagumi karyanya. Bagi kita, hidup adalah suatu tantangan yang harus dihadapi. Ada kalanya kita terjatuh, terpuruk, bahkan lembaran hidup dan jati diri kita terkadang hancur berkeping-keping. Tentu ini membuat hidup terasa semakin berat.

       Rasa putus asa seakan menjadi teman akrab yang selalu berkunjung seiring masalah hadir. Lalu dimanakah Tuhan saat kita sedang hancur berkeping-keping? Kita juga kadang-kadang meragukan keberadaan Tuhan ketika harus bergumul dengan masalah. Apalagi ketika kegagalan terjadi. Apalagi ketika hal yang buruk terjadi dan meninggalkan trauma tersendiri.

       Pengkhianatan. Luka hati yang semakin mengoyak. Itu tak jauh beda dengan cermin yang hancur berkeping-keping. Namun bersyukur karena Tuhan adalah arsitek yang luar biasa. Ia mengambil kepingan demi kepingan hidup kita. Dari yang tak berarti dibuatnya menjadi berarti. Dari yang rusak menjadi sesuatu yang indah. Luka hati disembuhkan. Bayang-bayang masa lalu yang menakutkan diganti menjadi masa depan yang penuh harapan. Pemulihan terjadi. Karya indah terjadi di dalam hidup kita. Semuanya itu dikerjakan oleh Tuhan, Sang Arsitek kehidupan!


Di tangan Sang Arsitek Kehidupan, 
hidup yang hancur berkeping-keping bisa diubah menjadi karya yang indah.

--------------------------------------------------------------


**  Scripture: Ecclesiastes 3:11 ** 
"He hath made everything beautiful in His time; also He hath set the world in their heart, so that no man can find out the work that God maketh from  the beggining to the end."

      
       An architect ordered the large mirror sheet to his post on the wall of the royal palace of Tehran, Iran. Only love, orders that came found that the mirror had been broken and destroyed, possibly due to travel far enough. The contractor proposes to dispose of and re-ordering. Amazingly, the architect would ask the mirror fragments were collected and then destroyed again into pieces smaller then began drafted one by one. In the hands of the architect, a small mirror fragments that become works of the most beautiful mosaics in the world. Crushed to become more beautiful! Something like that is a compliment to the architect king Tehran.

       
A decision that does not make sense to do the architect, but the results he got made the world admire his work. For us, life is a challenge that must be faced. There are times when we fall, dropped, and even sheets of life and who we are sometimes shattered. This certainly makes life harder.

       
Despair seemed to be a close friend who has always been in line with present problems. Then where is God when we are shattered? We also sometimes doubted the existence of God when they have to wrestle with a problem. Moreover, when a failure occurs. Especially when bad things happen and leave the trauma itself.

       
Betrayal. Liver injury is getting ripped. It was not much different from that mirror shattered. But thank God is an outstanding architect. He took the piece-by-piece of our lives. Of negligible made meaningful. From defective into something beautiful. Liver injury healed. The shadows of the past that frightening changed to a future full of hope. Recovery occurs. Wonderful work going on in our lives. Everything was done by God, the Architect of life!






In the hands of the Architect of Life, 
life has been shattered can be transformed into beautiful works.

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Song