** Firman Tuhan: Yesaya 48:10 ** 
"Sesungguhnya, Aku telah memurnikan engkau, namun bukan seperti perak, tetapi Aku telah menguji engkau dalam dapur kesengsaraan."


       Sebongkah marmer Carrara raksasa teronggok di depan teras gereja selama hampir 100 tahun. Di sana-sini terdapat carut-marut bekas pahatan para pematung sebelumnya, yang menyerah karena kerasnya marmer itu. Tak ada yang sanggup menaklukkannya. Sampai suatu hari, seorang anak muda 26 tahun jatuh cinta padanya. Ia memahatnya sampai menjadi salah satu patung terindah di dunia. Sekarang, adikarya itu dikenal sebagai "David". Pematungnya tidak lain Michelangelo.

       Ada yang lebih keras dari marmer Carrara, yaitu hati bangsa Israel. Allah begitu geram sampai menjuluki mereka tegar tengkuk dan keras kepala (Yesaya 48:4). Mereka telah mengalami banyak kebesaran dan kasih Allah, tetapi mereka mengabaikan Dia dengan menyembah berhala (Yesaya 48:5-8). Apa yang dilakukan-Nya terhadap kekerasan hati mereka?

       Pertama, Dia mengasihani mereka. Dia tidak membinasakan mereka walaupun mereka patut menerimanya (Yesaya 48:9). Kedua, Dia tidak tinggal diam. Dia mengubah mereka melalui aneka pendisiplinan (Yesaya 48:10). Bila marmer Carrara hanya bisa ditaklukkan oleh Michelangelo, hati manusia hanya bisa ditaklukkan oleh Allah. Dialah Spesialis hati yang keras!

       Kekerasan hati manusia bukanlah jalan buntu bagi Allah. Mungkin Anda sedang mendoakan seseorang yang keras hati. Kalau begitu, Anda berdoa pada Pribadi yang tepat. Atau, mungkin Andalah orang yang keras hati itu. Kalau begitu, Allah belum menyerah pada Anda. Jika perlu, Dia akan mendisiplinkan Anda, supaya Anda kembali kepada-Nya.


ALLAH LEBIH GIGIH DALAM MENGASIHI KITA YANG KERAS KEPALA
TIDAK MENGASIHI DIA.


-------------------------------------------------------------------------------------------------------


** Scripture: Isaiah 48:10 **
"Behold, I have purified thee, but not like silver, but I have tested you in the furnace of
affliction."

 

        Giant hunk of Carrara marble sitting in front of the church porch for nearly 100 years. Here and there are former profanity sculptors carving before, which gave up because it's hard marble. No one is able to conquer it. Until one day, a young man 26 years in love with her. He carved up into one of the most beautiful sculptures in the world. Now, the masterpiece known as "David". No other pematungnya Michelangelo.

        There are more harsh than Carrara marble, which is the heart of Israel. God is so furious to dub them stubborn and hard-headed (Isaiah 48:4). They have experienced a lot of the greatness and love of God, but they ignore him with idolatry (Isaiah 48:5-8). What he did to the hardness of their hearts?

        First, He was sorry for them. He did not destroy them even though they deserved (Isaiah 48:9). Secondly, he did not stay silent. He changed them through various disciplinary (Isaiah 48:10). When Carrara marble can only be conquered by Michelangelo, the human heart can only be conquered by God. He is a hard heart specialist!

        Hardness of human hearts for God is not a dead end. Maybe you're praying for someone who is hard-hearted. Then, you pray in private right. Or, maybe you're the person who is hard-hearted. Well then, God has not given up on you. If necessary, he will discipline you, so you go back to him.


God more persistent for love us who stubborn not love it.
 

He will discipline you, so that you come back to Him

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

0 komentar:

Song